N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Senin, 30 April 2012

Wilujeng Surfing 2012 Rampung Digelar Politeknik Telkom

BANDUNG, KOMPAS - Politeknik Telkom akhirnya merampungkan rangkaian kegiatan dalam rangka festival teknologi informasi dan komunikasi yang digelar dari Sabtu (28/4) dan berakhir pada Minggu (29/4).

Selain memberikan pemahaman mengenai TIK kepada masyarakat, acara bertajuk Wilujeng Surfing 2012 itu diharapkan menjadi wadah interaksi antara perguruan tinggi, pemerintah, bersama masyarakat.

Hal tersebut diutarakan Humas Politeknik Telkom, Nina Kurnia Hikmawati, Minggu. Selama dua hari digelar setidaknya 21 seminar mengenai berbagai topik terkait TIK.

"Kami mengharapkan masyarakat kian tersadarkan dan aktif terlibat sebagai relawan TIK," ujar Nina.

Beberapa tema seminar yang digelar dalam acara tersebut seperti cara video blogging, membuat radio online, hingga diskusi terkait media sosial dan pengaruhnya terhadap Indonesia. Beberapa tema menarik lainnya seperti mengunduh musik ilegal di internet serta TIK dan peranannya dalam pemberantasan korupsi. (eld)


KOMPAS.com

Telkom Akan Tinggalkan Kabel Tembaga demi Internet Kencang

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan meninggalkan jaringan telepon kabel tembaga secara bertahap mulai hari ini (30/4/2012).

Selanjutnya, operator milik pemerintah ini akan mengganti kabel di setiap tower dengan kabel fiber optic.

Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah menjelaskan jaringan telepon kabel fiber optic akan membantu jaringan komunikasi lebih optimal. Selain itu akan mempercepat koneksi internet.

"Penggantian jaringan telepon kabel itu akan dilakukan siang ini. Kami akan mengganti jaringan telepon kabel tembaga dengan fiber optic," kata Rinaldi di Jakarta, Senin (30/4/2012).

Langkah tersebut merupakan strategi radikal yang dibuat oleh Telkom untuk merevitalisasi jaringan kabel miliknya. Selama ini, jaringan kabel tembaga hanya bagus untuk komunikasi suara. Sementara untuk internet, kecepatannya belum maksimal.

Rinaldi mengakui jumlah pelanggan layanan telepon tetap kabel (fixed wireline) semakin menurun yang saat ini mencapai sekitar 8,5 juta satuan sambungan telepon (SST). Di sisi lain, terjadi peningkatan pelanggan data internet Speedy yang saat ini telah mencapai 2 juta nomor.

"Saat terjadi penurunan layanan voice, Telkom harus terus mencari terobosan untuk meningkatkan layanan data," ujarnya.

Untuk menyelesaikan penggantian jaringan kabel tembaga tersebut, Telkom menggandeng PT Inti (Persero).

Rencana penggantian kabel tembaga menjadi kabel fiber optik memakan waktu tiga tahun hingga selesai. Targetnya dalam tahun ini, akan ada 1 juta kabel fiber optik yang akan terpasang.

"Keseluruhan selesainya 2015. Sebelumnya ada tahap-tahapnya, sekitar 1 juta sambungan tahun ini," tambah Rinaldi.

Sekadar catatan, hari ini pukul 13.30 WIB akan dilakukan peresmian penggantian jaringan telepon kabel tembaga menjadi kabel fiber optik di Sentral Telepon Otomatis milik Telkom di jalan Gatot Subroto Jakarta. Untuk peresmian acara tersebut, akan hadir Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah dan mantan Dirut Telkom sebelumnya.


KOMPAS.com

Minggu, 29 April 2012

Mahasiswa Unsrat Manado Temukan Obat Antikanker

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Kanker merupakan penyakit mematikan. Para peneliti terus mengembangkan penemuan obat kanker, dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi(UNSRAT) Manado berhasil menemukan obat antikanker.

Adalah mahasiswa Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi Manado yang berhasil menemukan obat antikanker dalam lomba debat formulasi bahan alam pada acara Pharmaccutical EaXPO 2012.

Falles The, peserta debat dari Farmasi FMIPA Unsrat mengatakan, temuannya itu berupa kapsul antikanker dari sediaan daun tapak dara putih pencegah kanker.

"Kami menemukan obat antikanker dengan formulasinya dari daun tanaman tapak dara putih, kemudian dijadikan kapsul yang dapat langsung diminum melalui beberapa tahapan, " ujar Falles kepada Tribun Manado, Senin (23/4/2012) malam.

Falles mengatakan, hasil temuan kapsul antikanker ini merupakan ide bersama dari beberapa mahasiswa Farmasi FMIPA Unsrat.

"Penemuan ini berawal dari hasil penelitian seorang dosen biologi yaitu Dinse Pandiangan. Saat itu penelitiannya baru sebatas penemuan zat aktif antikanker yang ada di tanaman tapak dara putih. Dan kami sebagai mahasiswa Farmasi Unsrat memiliki ide agar bisa dijadikan sebagai obat yang dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat, " ujarnya.

Ayu Malinde, peserta debat dari Farmasi FMIPA Unsrat menambahkan,  penemuan produk ini memiliki mekanisme secara ilmiah.

"Dengan mekanisme antimitosis yaitu mencegah pembelahan sel-sel ganas pencetus kanker, sehingga melalui zat-zat aktif seperti vinblastein, vikristin, dan alkaloid dari daun tanaman tapak darah ini, dapat mematikan pembelahan sel kanker melalui apoktosis atau kematian sel secara terprogram, " jelasnya.

Menurut Ayu, penemuan ini memiliki proses mulai dari bahan baku daun tapak dara sampai menjadi suatu kapsul.

"Prosesnya yaitu daun tapak dara yang sudah dicuci bersih, dikeringkan atau diangin-anginkan, kemudian dipilih daun yang bersih dan tidak cacat, daun tersebut kemudian dihaluskan sampai dalam bentuk serbuk, setelah itu dimasukkan ke dalam kapsul, " ujarnya.

Mahasiswa lain, Gabriela Ranti menambahkan, penemuan obat ini memiliki beberapa kelebihan. "Keunggulan dari produk kapsul ini sangat aman dikonsumsi, orang sehat juga bisa minum kapsul ini, karena fungsinya untuk mencegah kanker. Selain itu obat ini tidak memiliki efek samping, karena terbuat dari bahan-bahan alami, dan sangat ekonomis artinya sangat praktis karena bisa langsung diminum, " ujarnya.

Menurutnya, melaui produk obat antikanker yang ditemukan, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan.

"Sebagai pencetus ide ini, kami siap mengikuti beberapa tahap dan peraturan berdasarkan Undang Undang Kesehatan dengan terus mengembangkan penelitian ini, agar produk ini bisa dipasarkan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, " ujarnya.

Hosea Jaya Edy, koordinator Debat Formulasi Bahan Alam, mengatakan, selain mahasiswa Unsrat, ada juga mahasiswa dari beberapa universitas wilayah Indonesia Timur yang menemukan formulasi bahan alam dalam debat tersebut.

"Universitas Islam Negeri (UIN) Alaudin Makassar menemukan pemanfaatan kulit jeruk nipis dalam formulasi sediaan lilin aromaterapi yang bisa menenangkan pikiran dan menghilangkan stress dengan kandungan minyak atsiri di dalamnya. Mereka juga menemukan formulasi tablet kunyah dari tanaman rosella yang berfungsi sebagai antioksidan," jelasnya memberi contoh.


Tribunnews

PLN Kembangkan Pembangkit Tenaga Angin

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit minihidro di beberapa wilayah di Indonesia Timur, PLN sedang mengkaji mengembangkan pembangkit listrik tenaga bayu/angin (PLTB).

“Lokasi yang paling memungkinan bagi pengembangan proyek percontohan PLTB ini di wilayah NTT,” kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, Jumat (27/4).

Diakuinya, survey lapangan sudah dilakukan bersama tim ahli PLTB dari negeri China di 3 lokasi di NTT yang diperkirakan layak untuk dijadikan PLTB yang langsung dipimpim Direktur Operasi PLN wilayah Indonesia Timur Vicker Sinaga akhir April lalu.

Ia berharap upaya PLN untuk mengembangkan PLTB ini bisa secepatnya dilaksanakan meski dalam skala yang kecil lebih dulu.

Dari hasil pengukuran tim pakar PLTB dari China, untuk daerah Timor Tengah Selatan dan Utara diperoleh kecepatan angin diatas 5 meter per detik. “Dari simulasi yang sudah dibuat dengan teknologi terbaru. Kecepatan angin 4,5 meter/detik saja diperkirakan sudah bisa untuk dikembangkan PLTB,” jelas Bambang. (setiawan)


Poskota

Sabtu, 28 April 2012

Purbalingga, Sentra Industri Purba

REPUBLIKA.CO.ID, Purbalingga, Jawa Tengah ternyata memiliki peninggalan budaya yang beragam. Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional, Prof Dr Hary Truman Simanjuntak, memastikan bahwa sekitar 3500 tahun yang lalu atau pada abad 1490 SM, Purbalingga sudah menjadi sentra industri zaman purba.

Hal ini dikuatkan dengan banyaknya penemuan gelang, beliung, dan tembikar yang terbuat dari batu. "Purbalingga terutama di daerah Limbasari, Tipar Ponjen, dan Onje, diperkirakan pernah menjadi sentra industri purba yang cukup maju. Saya yakin masih banyak sekali yang tersembunyi di Purbalingga," katanya, kemarin.

Namun demikian dia mengakui, sejauh ini belum ditemukan adanya fosil manusia purba di Purbalingga. Kesimpulan sementara yang dianut para peneliti, lapisan sedimen tanah di Purbalingga terlalu asam, sehingga menghancurkan segala fosil organik, baik itu manusia maupun hewan.

Menurut Truman, Purbalingga sebenarnya telah menjadi pusat penelitian para arkeolog dunia sejak tahun 1110 Masehi. Pada masa sekarang, temuan-temuan  benda prasejarah dan sejarah di Purbalingga terkendala minimnya tenaga arkeolog.


REPUBLIKA.CO.ID

Pengembangkan Energi Terbarukan Terabaikan

Wakil Sekjen METI, Yani Witjaksono -- MI/Panca Syurkani/bo
JAKARTA--MICOM: Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menyebutkan pengembangan energi baru dan terbarukan memerlukan kebijakan yang diatur dalam undang-undang.

Wakil Sekjen METI Yani Witjaksono, di Jakarta, Sabtu (28/4) mengatakan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) mencakup banyak instansi terkait.

"Selain Kementerian ESDM, juga Kementerian Keuangan, Bappenas, PLN, hingga DPR, sehingga perlu dibuat UU-nya," katanya.

Menurut dia, selama ini pengembangan EBT tidak berjalan maksimal karena masing-masing instansi bergerak sendiri-sendiri dan cenderung ego sektoral.

Akibatnya, meski Indonesia mempunyai potensi sumber yang melimpah, namun EBT belum berkembang dengan optimal dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

"India, China, Brasil, dan Malaysia bisa. Kenapa kita yang punya semua jenis EBT, tidak," katanya.

Yani mengatakan energi akan terus diperlukan untuk mendukung pertumbuhan.

Selama ini, menurut dia, kebijakan energi pemerintah hanya terkonsentrasi pada energi fosil, sehingga mengabaikan EBT.

Padahal, energi fosil tentunya akan semakin terbatas dan habis. Di sisi lain, EBT tidak akan habis.

Energi fosil, lanjutnya, juga makin berkembang dan sulit digantikan karena memperoleh subsidi, sehingga harganya murah. "Kita perlu energi pengganti yakni EBT yang melimpah," ujarnya.

Ia juga mengatakan, EBT merupakan energi ramah lingkungan, sehingga akan mengurangi emisi yang sejalan dengan program pemerintah.

Selain itu, tambah Yani, EBT memanfaatkan energi setempat, sehingga tidak membutuhkan transportasi dan infrastruktur pengangkutan. "EBT juga ada di seluruh Indonesia dan bersifat berkelanjutan," ujarnya. (Ant/OL-9)


MediaIndonesia

SMK Jakarta Terbangkan Pesawat Jabiru PK-SMT

SMKN 29 Jakarta ternyata mampu membuat rakitan mereka terbang bebas di angkasa Tangerang.

Salah satu model pesawat Jabiru (Muhamad Solihin)
VIVAnews - Polesan tangan-tangan terampil remaja belasan tahun dari SMK Negeri 29 Jakarta ternyata mampu membuat rakitan mereka terbang bebas di Pondok Cabe, Tangerang, hari ini. Walau sebagian besar komponennya masih buatan asing, mereka tetap bangga bisa merakit sendiri pesawat terbang itu.

Seakan tak kenal lelah, para siswa SMK tersebut bergantian dari siang sampai petang mengupayakan pesawat dapat terbang secara sempurna. Pesawat  eksperimental itu adalah Jabiru PK-SMT.

Ahmad Budiman, Kepala Program Keahlian Airframe Powerplant SMK 29 Jakarta mengungkapkan, ide awal pembuatan pesawat ini yakni bermula dari praktek merawat pesawat yang tidak terbang. Itu, merupakan hal wajar mengingat lulusan SMK nantinya akan bekerja di perusahaan penerbangan.

Kemudian, dia melanjutkan, saat mengikuti Lomba Keterampilan Siswa (LKS) 2008 di Kemendiknas, para siswa mengirimkan karya pesawat. Saat pameran, Menteri Pendidikan, Bambang Sudibyo diprovokasi oleh pihak SMK, bahwa SMK sebaiknya didukung untuk membuat karya, bukan merawat pesawat orang lain.

Gayung pun bersambut. Bambang pun meminta SMK untuk membuat dua pesawat sejenis. Akhirnya, kementerian menggelontorkan dana Rp1 miliar untuk membuat pesawat. Seminggu setelah pameran itu, pihak SMK diminta menghadap ke Kemendiknas untuk mengambil dana tersebut.

"Biasanya memang siswa di sini bongkar dan rakit pesawat orang lain. Itu kan biar feeling mereka kena saat nanti kerja di penerbangan," ujar Ahmad Budiman di sela-sela stan SMK 29, Monas, Jakarta, Sabtu 28 April 2012.

Kemudian, dia melanjutkan, dana tersebut digunakan untuk membeli komponen pesawat, yang 85 persen dipasok dari luar negeri, seperti China dan Australia, sedangkan komponen dalam negeri baru 15 persen. Komponen yang didatangkan dari China adalah panel, sedangkan bahan dari Australia adalah fiber. "Untuk komponen lokal yakni beberapa bagian di panel, teris backleading," tambahnya.

"Biaya untuk buat ini seluruhnya Rp1,5 miliiar. Itu sudah termasuk asuransi pilot, asuransi pesawat, lisensi pesawat. Kami menanggung Rp300 juta," kata Ahmad.

Akhirnya setelah empat tahun, pesawat buatan tangan siswa belasan tahun tersebut dapat terbang untuk pertama kalinya di Bandara Pondok Cabe, Tangerang. "Saat test flight, mampu terbang empat ribu kaki selama 20 menit," kata Ahmad.
Pesawat Lain
Pesawat dengan panjang 6,7 meter dan lebar 9,86 meter serta tinggi 2,4 meter tersebut mampu terbang dengan ketinggian 14 ribu kaki. "Pesawat ini berkapasitas empat penumpang dengan baling-baling di depan serta tiga roda di bawahnya. Pesawat yang berkapasitas 140 liter Pertamax ini sudah menikmati penerbangan pertama kalinya," ujarnya.
Dengan kemampuannya saat ini, menurutnya, pesawat itu mampu terbang dari Jakarta ke Kuala Lumpur. Sayangnya, lisensi untuk pesawat tidak memungkinkan karena pesawat jenis ini hanyalah pesawat eksperimental.

Saat ini, Ahmad menjelaskan bahwa SMK 29 masih mempunyai sembilan pesawat sejenis yang masih dikerjakan. "Satu sudah 100 persen jadi, yakni yang ini, yang lainnya masih dikerjakan," katanya.

Ia menambahkan bahwa yang dilakukan oleh siswanya lebih dari sebuah perakitan, karena siswa SMK 29 juga membuat beberapa komponen pesawat. "Jadi, tidak hanya pasang-pasang saja," tuturnya. (ren)


VIVAnews

Jumat, 27 April 2012

Indonesia akan produksi sel surya

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia akan menggalakkan industri fotovoltaik dengan cara membuat sel surya sendiri mulai tahun 2012.

"Industri fotovoltaik Indonesia saat ini baru memproduksi modul surya dan sistem surya, namun rencananya tahun ini PT Len Industri akan membangun sel surya dengan kekuatan 60 megawatt power peak (MWp), sebelumnya sel surya masih diimpor," kata Asep Sopandi dari Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (Apamsi) di Jakarta, Kamis.

Menurut Asep, industri fotovaltaik (aplikasi panel surya untuk energi) baru membuat modul surya dan sistem tenaga surya.

"Sejauh ini pemerintah memang sudah memberikan dukungan bagi pertumbuhan industri tenaga surya lewat keputusan presiden maupun peraturan menteri, namun industri fotovoltaik masih menjadi proyek pemerintah yaitu bagi kebutuhan Kementerian ESDM dan Kementerian Daerah Tertinggal," tambah Asep.

Padahal menurut dia, masih ada pasar industri dan swasta selain penyaluran listrik tenaga surya ke daerah terpencil.

"Namun kami harus kompetitif dari segi harga dan kualitas agar dapat bersaing dengan produk China yang kapasitasnya sudah mencapai gigawatt," ungkap Asep.
(D017)



Bioetanol Generasi Kedua


Kalau bioetanol generasi pertama berbahan baku bahan pangan mengandung zat pati dan gula, bioetanol generasi kedua berbahan baku limbah hasil perkebunan, kehutanan, dan pertanian. Bioetanol generasi kedua siap menggantikan bensin yang merupakan sumber energi tidak terbarukan.

”Teknologinya menggunakan pemurnian selulosa. Selanjutnya menggunakan enzim untuk proses fermentasi yang menghasilkan bioetanol. Hasilnya diproses hingga memiliki tingkat kemurnian 99,5 persen untuk siap digunakan sebagai bahan bakar mesin,” ujar Agus Haryono, Koordinator Proyek Kerja Sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Korea International Cooperation Agency (Koica) dalam pengembangan pabrik bioetanol generasi kedua, Kamis (26/4) di Jakarta.

Koica membantu dana setara Rp 30 miliar. Dana itu digunakan untuk membangun pabrik bioetanol di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan.

Selain itu, dana untuk membiayai tenaga ahli, baik dari Korea yang didatangkan ke Indonesia maupun tenaga ahli dari Indonesia, untuk studi banding ke Korea. ”Pabrik bioetanol di Puspiptek akan diresmikan 1 Mei 2012,” kata Agus.

Uji coba produksi pertama kali sudah dilakukan. Agus memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit dari perkebunan sawit di Malingping, Banten.

”Sebanyak 600 kilogram biomassa limbah sawit itu menghasilkan 27 liter bioetanol dengan kadar 99,9 persen,” kata Agus.

Efisiensi ditingkatkan

Biaya produksi bioetanol generasi kedua, menurut Agus, belum mampu bersaing meski harga bensin tidak disubsidi. Namun masih ada peluang untuk meningkatkan efisiensinya. ”Setelah pemurnian selulosa, efisiensi pada proses fermentasi dengan enzim berpeluang ditingkatkan untuk menghemat biaya produksi,” ujar Agus.

Proses fermentasi menghasilkan bioetanol dengan kadar enam persen. Artinya, kadar air pada bioetanol masih 94 persen.

Proses destilasi, yakni pemisahan air dan bioetanol, memakan banyak energi sehingga memerlukan modal besar. Efisiensi kinerja enzim perlu ditingkatkan sehingga kadar bioetanol dapat ditingkatkan jauh di atas enam persen.

Bahan bakar nabati terbagi antara biodiesel dan bioetanol. Biaya produksi keduanya saat ini belum mampu bersaing dengan harga bahan bakar konvensional dari fosil. Produksi biodiesel dari limbah kelapa sawit diperkirakan Rp 8.000 sampai Rp 10.000 per liter. Biaya produksi bioetanol di atas biaya produksi biodiesel.

Agus mengatakan, produksi bioetanol harus dipersiapkan untuk jangka panjang. Pada suatu saat nanti, harga bahan bakar fosil akan makin mahal akibat ketersediaan makin tipis.

Di sisi lain, kelimpahan biomassa di Indonesia sebagai bahan baku sumber energi terbarukan di antaranya diolah menjadi bioetanol sangat tinggi. Data menunjukkan, potensi biomassa mampu membangkitkan energi listrik hingga 49.810 megawatt.

Saat ini diperkirakan pemanfaatan biomassa baru mampu memproduksi listrik 445 megawatt, kurang satu persen dari potensinya.

Tekanan dan penyerapan

Proses destilasi untuk memisahkan kandungan air pada bioetanol tidak mampu meningkatkan kadar bioetanol sampai 99,5 persen sesuai syarat menjadi bahan bakar nabati. Diperlukan pemberian tekanan dan penyerapan (pressure swing absorption/PSA) untuk meningkatkan kadar bioetanol secara optimal.

”Bioetanol banyak dihasilkan masyarakat hanya melalui proses destilasi, tidak sampai dengan PSA,” kata Agus.

Kadar air bioetanol memengaruhi proses pembakaran pada mesin. Kadar air di atas 0,5 persen bersifat korosif dan bisa mempercepat keausan mesin.

Menurut Agus, memproduksi bioetanol dipengaruhi jenis bahan bakunya. Bahan baku bioetanol generasi kedua yang paling bagus adalah ampas tebu.

Ampas tebu memiliki selulose tinggi dan masih memiliki kadar glukosa yang mempercepat proses fermentasi menghasilkan bioetanol.

Pilihan limbah industri kelapa sawit paling memungkinkan untuk berkelanjutan mengingat produksi kelapa sawit kian hari kian meningkat.

Bioetanol generasi kedua paling berpeluang diproduksi untuk mengurangi beban ketergantungan pada bahan bakar fosil. Meskipun belum mampu bersaing, bioetanol makin memiliki prospek seiring dengan menipisnya cadangan minyak bumi. (Kompas, 27 April 2012/ humasristek)

Mahasiswa ITB Rancang Pendeteksi Gempa Berbasis 'Cloud'

Skema Sistem Deteksi Bencana dengan Memanfaatkan Komputasi Awan

BANDUNG, KOMPAS.com - Bencana alam, seperti gempa terjadi tanpa terduga dan tak pernah bisa ditolak. Namun bencana alam tersebut dapat diantisipasi jika dapat diprediksi sebelumnya.

Sebagai negara yang sering diguncang gempa dan banjir, Indonesia dipandang perlu untuk memiliki alat pendeteksi bencana alam.

Pendeteksi bencana alam memang tetap tak akan bisa menunjukkan kapan bencana tersebut akan betul-betul terjadi. Namun, gejala-gejala yang terdeteksi bisa membuat manusia bisa lebih waspada dan bersiap ketika bencana alam akhirnya terjadi.

Hal inilah yang melatarbelakangi mahasiswa Kelompok Keahlian Teknologi Informasi STEI ITB membuat sistem monitoring keadaan lingkungan dan deteksi dini bencana alam menggunakan komputasi awan (cloud computing).

Prototipe sistem ini diperkenalkan di acara International Conference on Cloud Computing and Social Networking 2012, yang merupakan bagian dari e-Indonesia Initiative (eII) Forum ke-8. Acara yang digelar di Hotel Preanger, Bandung, ini diadakan selama dua hari, yakni 26 dan 27 April 2012.

"Selama ini, BMKG mungkin telah memiliki sistem pendeteksi bencana alam yang serupa. Alat-alat yang digunakan pun tidak jauh berbeda, namun, disini kami menawarkan sistem baru, yakni memanfaatkan komputasi awan," ungkap Sinung Suakanto, salah satu tim yang membangun sistem ini.

Sistem monitoring keadaan lingkungan dan deteksi dini bencana memiliki tiga peralatan utama, yakni :

1. Sensor
Sensor berfungsi mendeteksi kondisi udara seperti kandungan CO2, LPG, Carbon Monoxide, dan menjadi pengontrol kualitas udara. Selain itu, sensor ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi kualitas air seperti kadar pH, oksigen, hingga menentukan tinggi-rendahnya gelombang air.

2. Remote Terminal Unit (RTU)
RTU akan menyimpan data analog maupun digital yang tertangkap oleh sensor dan diteruskan ke server komputasi awan. Alat ini akan selalu berdampingan dengan alat sensor dan bertugas meneruskan informasi sampai ke server.

3. Server komputasi awan
Data yang dikirim oleh RTU akan disimpan di server komputasi awan.

"Selama ini, sistem pendeteksi bencana belum mengadopsi komputasi awan sehingga masing-masing wilayah harus memiliki server sendiri. Setelah adopsi komputasi awan, maka server yang diperlukan hanya berpusat di satu tempat, meski alat sensor dan RTU berada di seluruh wilayah Indonesia," jelas Sinung saat ditemui Kompas.com.

Sistem yang dibangun oleh tim yang terdiri atas tiga orang ini, dibimbing oleh Suhono H. Supangkat (ketua forum eII) dan Suhardi.

Sedangkan anggota tim terdiri dari Sinung Sukanto (mengurusi aplikasi), Tunggul Arief Nugoroho (mengurusi hardware), dan I Gusti Bagus Baskara Nugraha (mengurusi jaringan).

Studi tentang sistem ini masih akan dikembangkan, namun prototipe yang ada, sudah mulai diperkenalkan ke berbagai pihak yang terkait penanggulangan bencana.


KOMPAS.com

Robot UGM menang karena lebih stabil

Jakarta (ANTARA News) - Tim robot dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang membawa tujuh robot ke ajang Robogames 2012 di San Mateo, California, Amerika Serikat, telah berhasil meraih medali pada tiga kategori.

Menurut anggota delegasi, Ridwan Widoyoko, tim UGM berhasil memperoleh medali dari kategori "Fire Fighting", "Stand Balancing", dan "Walker Challenge".

Satu medali emas diraih robot Iron Fire, yakni robot yang memadamkan lilin pada kategori `Fire Fighting`. Medali emas berikutnya diperoleh robot Isorobot, yakni robot kesetimbangan dua roda pada kategori "Stand Balancing".

Sementara satu medali perak dipersembahkan oleh robot I-Kinematic berkaki untuk kategori "Walker Challenge".

Ridwan mengatakan, keberhasilan yang diraih tim robot UGM disebabkan robot-robot UGM bersifat lebih stabil dan handal jika dibanding robot dari negara lainnya. Dalam beberapa kali uji coba dan dipertandingkan jarang menemui "error".

"Meskipun sering dimainkan, tingkat `error`-nya kecil, sedangkan robot lainnya sering mengalami 'error'. Selain itu, robot kami juga unggul dalam kecepatan mencapai tujuan," katanya.

Ia mengatakan, robot-robot yang dipertandingkan dalam Robogames 2012 tersebut seluruhnya dibuat dari bahan atau komponen dalam negeri. Hampir keseluruhan bagian dirakit sendiri, kecuali pada bagian sensor.

"Dana yang dikeluarkan untuk pembuatan robot bervariasi antara Rp500 ribu hingga Rp40 juta. Sebenarnya tidak keluar banyak dana untuk membuat robot-robot ini, karena sebagian robot kami buat dari komponen yang sudah ada, kami daur ulang untuk dipakai kembali," katanya.

Menurut dia, selain UGM, tim robotika Unikom Bandung, juga berhasil memperoleh medali emas. Unikom berhasil mendapatkan tiga medali emas dalam kompetisi Robogames 2012.

"Robogames 2012 yang berlangsung 20-22 April 2012 diikuti sebanyak 238 tim, 682 robot, dan 1.039 `engineers` dari Argentina, Denmark, India, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat," katanya.(ANTARA)



ANTARA News

Indonesia-Belanda Kembangkan Biogas di Bali

Jurnas.com | PEMERINTAH Indonesia bekerja sama dengan Belanda merintis pengembangan biogas rumah atau BIRU, dengan sasaran untuk membangun 500 unit hingga akhir 2012 di berbagai daerah di Provinsi Bali. "Proyek percontohan energi terbarukan yang ramah lingkungan itu sudah dibangun 39 unit, dan mendapat apresiasi positif masyarakat untuk membangun hal yang sama dalam memenuhi kebutuhan enegeri listrik," kata Koordinator pengembangan BIRU Bali I Gede Suarja di Denpasar, Jumat (27/4).

Ia mengatakan apresiasi dari masyarakat dan instansi terkait di Bali antara lain Bidang Pertambangan dan Sumberdaya Mineral Bali, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali, DLH Badung, DLH Gianyar, KLH Bali, dan Kementerian ESDM Jakarta hingga kini berhasil membangun 230 unit.

Keseluruh biogas skala rumah tangga tersebut sudah berfungsi, mampu menghasilkan energi untuk kepentingan memasak sehari-hari maupun untuk lampu penerangan pada malam hari.

Program biogas rumah tersebut diimplementasikan dengan jalinan kerja sama antara Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE) sebagai perwakilan dari pihak Indonesia. Sedangkan Hivos Regional Office Southeast Asia (ROSEA) sebagai perwakilan dari pihak Belanda dengan dukungan tehnis dari SNV (Belanda) sebagai penasehat teknisnya.

Gde Suarja menjelaskan, program BIRU bertujuan untuk menyebarluaskan biogas sebagai sumber energi baru yang ramah lingkungan, terbarukan dan berkelanjutan sebagai dasar pengembangan sektor komersial yang berorientasi pasar, di sejumlah provinsi di Indonesia.

Program tersebut berupaya membantu masyarakat dalam mengolah limbah kotoran hewan (kohe) menjadi gas yang ramah lingkungan melalui reaktor biogas rumah dengan model kubah beton (fixed dome model).

Kegiatan program BIRU yang mendapat didukung dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE) Kementerian ESDM, dikembangkan pada wilayah-wilayah yang potensial dalam pengembangan ternak di Indonesia.

Khusus di Bali menekankan pada pemanfaatan limbah ternak sapi, ternak babi dan ternak ayam dan potensi yang ada lainnya. Rintisan program tersebut di Bali sejak Agustus 2010 hingga kini telah menjangkau ke delapan kabupaten dan satu kota di daerah ini.

Pelaksanaan program BIRU Hivos Bali bekerja sama dengan lima mitra kerja pembangun meliputi BOA, IDEP, Manikaya Kauci, Sunari dan CV MUM.

Perkembangan program biogas rumah secara bertahap mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama peternak sapi maupun peternak babi. Upaya tersebut didukung kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan secara lebih baik melalui pengolahan limbah ternak menjadi biogas.

"Instansi terkait juga memberikan apresiasi yang positif, karena upaya tersebut mampu mendukung program Bali bersih dan hijau (Clean and Green Province) yang dicanangkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika," kata Gde Suarja. Antara


Jurnas.com

Kamis, 26 April 2012

Mahasiswa dari 20 Negara Belajar Membatik

Ilustrasi
MALANG, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa asing dari 20 negara yang sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi (PT) di Jawa Timur, mengikuti pelatihan membatik yang diadakan oleh Politeknik Negeri Malang (Polinema), Kamis (26/4/2012).

Mereka terlihat serius belajar membatik. Para mahasiswa asing itu saat ini menjalani pendidikan antara lain di Universitas Airlangga, IKIP Budi Utomo, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Menurut Ali Imron, kordinator pelatihan membatik, Kamis (26/4/2012), dengan pelatihan itu diharapkan para mahasiswa bisa menularkan ilmu membatik itu di negara masing-masing.

"Mereka berasal dari berbagai negara. Ada yang dari Thailand, Perancis, Vietnam, Uganda, Azerbaijan, Filipina, Hongaria, Jepang, Kenya dan Jerman," papar Sekretaris Jurusan (Sekjur) Bahasa Indonesia di Polinema itu, saat ditemui Kompas.com di sela-sela kegiatan.

Selain untuk lebih mengenalkan batik di level dunia internasional, juga agar budaya asli Indonesia itu tetap terjaga dan tetap dilestarikan oleh warga Indonesia sendiri.

"Warga asing saja ingin belajar membatik apalagi warga Indonesia sendiri. harus malu dong," katanya.

Dalam budaya membatik itu jelas Ali, juga terdapat nilai-nilai budaya khas Indonesia yang sangat kental. "Membatik itu warisan budaya yang harus dilestarikan oleh gerasi selanjutnya. Karena lemah warga Indonesia itu lupa akan budayanya sendiri," ujarnya.

Salah seorang peserta asal Filipina, Johana, mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan itu. "Saya bangga bisa diberi kesempatan belajar membatik. Karena membatik merupakan seni yang cukup bernilai," akunya.

Pelajaran membatik itu diawali dengan pembuatan sket, penulisan dengan canting, hingga mengatur pewarnaan yang serasi dan menarik."Untuk pembuatan sket, saya menggambar peta Filipina yang saya buat dalam gambar dengan ciri khas batik. Lumayan hasilnya juga menarik, walaupun belum sempurna," kata Johana.


KOMPAS.com

Pemerintah Janjikan Internet Kencang Akhir Tahun Ini

BANDUNG, KOMPAS.com — Tak lama lagi, masyarakat Indonesia dapat merasakan kecepatan internet yang mumpuni.

Ini dapat dirasakan saat Nusantara Internet Exchange (NIX) telah menjangkau 33 provinsi di Indonesia yang diperkirakan akan selesai pada akhir 2012 ini.

Hingga saat ini, NIX yang sudah siap dioperasikan sudah berjumlah 8 unit dan pembangunannya terus dilanjutkan hingga akhir tahun.

Nantinya, saat proyek NIX ini selesai,  kecepatan internet Indonesia akan meningkat. Terutama untuk akses konten yang berada di jaringan dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Woro Indah, mewakili Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen Postel) dalam e-Indonesia Initiatives Forum (eII Forum) ke-8.

"Setiap NIX akan terdiri dari 15 server di mana masing-masing server akan memiliki bandwidth 15 terabyte. Setiap server akan terdiri dari 200 rak," ungkap Woro di Aula Barat Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2012).

Pernyataan ini menjawab pertanyaan mengenai dukungan pemerintah terhadap perkembangan komputasi awan di Indonesia. Menurut Woro, NIX merupakan Infrastructure as a Service (IaaS) dalam adopsi komputasi awan di Indonesia.

Dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21/PER/M.KOMINFO/12/2010, NIX adalah Internet Exchange Point (IEP) yang dibiayai melalui dana kontribusi Kewajiban Pelayanan Universal Telekomunikasi. IEP tersebut merupakan titik di mana routing trafik internet berkumpul untuk saling berinterkoneksi.

Tujuan dibangunnya adalah untuk:
  • Mendistribusikan trafik internet di wilayah pelayanan universal telekomunikasi, trafik nasional, dan internasional.
  • Mengurangi latency, meningkatkan kecepatan layanan internet.
  • Mengefisiensikan routing trafik internet.
  • Mengurangi biaya pengiriman trafik nasional dan  internasional.
Pengguna NIX untuk trafik nasional adalah penyelenggara jasa akses internet (internet service provider), penyelenggara jasa interkoneksi internet (network access point), dan atau penyelenggara sistem elektronik yang memiliki AS Number.

Adapun pengguna NIX untuk trafik internasional adalah penyelenggara jasa akses internet (internet service provider) dan penyelenggara jasa interkoneksi internet (network access point).

Tender NIX yang dilakukan tahun 2011 terdiri dari 13 paket. Kepanitiaannya ditangani langsung oleh  Balai Penyedia, Pengelola, Pendanaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), yaitu suatu unit pelaksana teknis di Kementerian Kominfo yang mengelola keuangan secara  Pola Pengelolaan Keuangan (PPK),  Badan Layanan Umum (BLU), berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.


KOMPAS.com

Ini Daftar Gaji Pekerja TI di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Situs teknologi ZDNet kawasan Asia melakukan survei online sejak Maret 2011 hingga Maret 2012 kepada para profesional teknologi informasi terkait gaji yang mereka terima selama satu tahun.

Indonesia menjadi salah satu dari tujuh negara Asia yang disurvei ZDNet.

Survei ini melibatkan 945 responden dari berbagai jenis fungsi pekerjaan dan keterampilan teknologi informasi (TI).

Indonesia menyumbang 78 responden dalam survei ini. Dari jumlah tersebut, 37 responden memiliki pengalaman kurang dari 5 tahun di bidang TI, 30 responden memiliki pengalaman 5 sampai 10 tahun, dan 11 orang sudah berpengalaman di bidang TI lebih dari 10 tahun.

Dalam hal gaji, profesional TI di Indonesia yang bekerja di perusahaan sektor hukum dan keuangan negara menjadi profesional TI yang mendapat gaji tahunan paling tinggi dengan rata-rata Rp 250 juta.

Jumlah ini mengalahkan rekan-rekan mereka yang bekerja di perusahaan sektor TI, web, dan telekomunikasi, yang mendapat gaji Rp 215 juta per tahun.

Inilah daftar lengkap gaji para pekerja TI di Indonesia berdasarkan hasil survei ZDNet:

Gaji rata-rata tahunan berdasarkan keterampilan TI dan masa pengalaman kerja (dalam rupiah)

1. Gaji rata-rata tahunan berdasarkan keterampilan TI dan pengalaman kerja (dalam Rupiah)
Gaji rata-rata tahunan (terdapat data berdasarkan gaji bulanan) berdasarkan fungsi pekerjaan dan pengalaman kerja (dalam rupiah)

2. Gaji rata-rata tahunan berdasarkan fungsi pekerjaan dan pengalaman kerja (dalam Rupiah)
Gaji rata-rata tahunan 10 keterampilan TI paling diminati (dalam rupiah)

3. Gaji rata-rata tahunan 10 keterampilan TI paling diminati (dalam Rupiah)
Gaji rata-rata tahunan (terdapat data berdasarkan gaji bulanan) berdasarkan fungsi pekerjaan dan sektor industri (dalam rupiah)
4. Gaji rata-rata tahunan berdasarkan fungsi pekerjaan dan sektor industri (dalam Rupiah)
Sumber ZDNet


KOMPAS.com

Berkat "Klepon", Developer Indonesia Magang di Markas Angry Birds

Nokianesia - Tampilan Klepon Stack, aplikasi yang menjadi juara Nokia Asha Apps Challenge
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang aplikasi Indonesia berkesempatan sowan ke kantor Rovio, di Finlandia, perusahaan yang membuat game Angry Birds.

Tak hanya belajar mengembangkan aplikasi, ia juga akan mempelajari strategi bisnis menjual aplikasi.

Dia adalah Affath Firdausi, developer yang membuat aplikasi game Klepon Stack untuk ponsel Nokia.

Affath akan berkunjung dan magang di kantor Rovio selama sepekan, karena game buatannya, Klepon Stack keluar sebagai juara di antara 10 aplikasi yang menjadi finalis "Nokia Asha Apps Challenge" yang diselenggarakan Nokia Indonesia.

Dalam membuat aplikasi ini, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia angkatan 2008 ini terinspirasi dari kelepon, makanan favoritnya.

Dalam game ini, pemain harus menumpuk kelepon yang berbentuk bulat, wajik bentuk kotak dan sukun berbentuk segitiga. Tak sekadar menumpuk, pemain harus menjaga keseimbangan agar makanan itu tidak jatuh.

Menurut Narenda Wicaksono, Developer Manager Nokia South East Asia, aplikasi Klepon Stack berpotensi menjadi game "The Next Angry Birds" asal Indonesia. "Game ini menggunakan engine fisika, di mana ada prinsip ilmu fisika di sana, seperti gravitasi," ujar Narenda di sela-sela acara Nokia Developer Program Jakarta, Kamis (26/4/2012).

Naren sendiri akan menemani Affath ke Rovio. Menurut perjanjian kerjasama antara Nokia Indonesia dengan Rovio, Affath akan diajarkan membuat game yang baik sekelas Angry Birds dan cara bagaimana menjual dan mempromosikan sebuah aplikasi.

Saat ini Klepon Stack masih menyediakan 9 level. Pria kelahiran 3 Februari 1990 ini berjanji akan mengembangkan game ini agar jumlah levelnya bertambah.


KOMPAS.com

Pemerintah Abaikan Penelitian Dasar

Ilustrasi
JAKARTA--MICOM: Pemerintah dan masyarakat awam tidak sadar bahwa penelitian dasar, seperti identifikasi spesies baru, memiliki fungsi penting di masa datang. Lantaran itu, pemerintah enggan mengucurkan anggaran penelitian dasar.

"Pemerintah maunya membiayai yang langsung jadi (aplikatif). Padahal penelitian dasar itu penting karena ke depannya bisa dikembangkan untuk keperluan manusia," kata Prof. Lukman Hakim, Ph.D di sela Workshop dan Diseminasi "Hasil Kerjasama LIPI di Bidang Lingkungan dan Energi" di Jakarta, Rabu(25/4).

Wakil Ketua LIPI Prof. Dr. Endang Sukara menambahkan kesadaran bersama tentang hal ini harus ditumbuhkan. Ia mencontohkan tentang penelitian mikroba yang menjadi bahan dasar antibiotik.

"Antibiotik yang ada saat ini, 90% nya dibuat dari jenis mikroba ini. Sedangkan sudah banyak sekali penyakit yang resisten terutama TBC. Kita harus menemukan jenis mikroba baru untuk sumber antibiotik lainnya," jelasnya.

Dengan anggaran yang hanya 0,03%, sulit bagi LIPI untuk meneliti secara mandiri. Maka LIPI banyak bekerja sama dengan negara lain. Lukman tak menampik bahwa kerja sama ini mendatangkan banyak keuntungan untuk Indonesia meskipun perlu ekstra hati-hati.

"Pemotongan anggaran untuk LIPI sebesar 10% sangat berdampak terhadap perkembangan penelitian. Ada pos-pos yang anggarannya tak mungkin dipotong. Akibatnya, untuk penelitian biologi saja jadi berkurang sekitar 80%," ujarnya.

Kerja sama dengan asing pun tetap membutuhkan dana besar. karena LIPI dianggap mitra sejajar. Beda dengan 30 tahun lalu, dimana Indonesia masih kategori negara underdevelop, dana hibah dari asing biasanya diberikan sangat besar.

Terlepas dari keterbatasan anggaran ini, Lukman tetap mengupayakan pembangunan museum culture biodiversity yang akan didirikan di Cibinong.

"Ini akan jadi tempat penyimpanan dan perawatan sampel biodiversity kita. Jadi tidak perlu menitip di negara lain," tandasnya. Lukman menambahkan jika menitip sampel di Singapura, biaya per tahunnya mencapai US$600 dolar.

Selain itu, museum itu akan memudahkan para peneliti Indonesia untuk mengidentifikasi hasil temuan mereka. Selama ini, untuk mengidentifikasi spesimen tertentu harus para peneliti harus keliling museum-museum di luar negeri. Sampel hasil penelitian Indonesia saat ini banyak terpencar di luar negeri karena Indonesia tidak mampu menyimpannya. (*/X-13)

MediaIndonesia

Rakuten Indonesia Dukung Lokal Merchants

detail berita


JAKARTA - Rakuten, situs belanja online ini terus menikmati kesuksesan dengan pertumbuhan hingga 40 persen setiap bulannya. Untuk kehadirannya di Indonesia, Rakuten mengungkapkan beberapa targetnya diantara lain memperkuat lokal merchant.

Dukungan terhadap lokal merchant di Indonesia ini diungkapkan oleh Presiden Direktur dan CEO PT Rakuten MNC, Ryota Inaba. "Kami di sini untuk mendukung lokal merchant, karena seperti diketahui saat ini Indonesia sedang berkembang," ujar Ryota di MNC Tower, Kamis (26/4/2012).

"Kami tentunya akan empower (memperkuat) mitra kami dengan menyediakan platform. Terbukti, sampai saat ini Rakuten Grup telah melakukan ekspansi ke banyak negara, seperti di Asia ada di Taiwan, China dan Indonesia," tambahnya.

Untuk Indonesia, kata Ryota, Rakuten akan memperkuat dalam tiga hal yaitu lokal merchant, end user dan ekonomi. Beberapa major brand atau mitra kunci dari Rakuten diantaranya berasal dari Indonesia, seperti RCTI, Erafone, Mustika Ratu dan Marta Tilaar.

"Setiap bulannya kami selalu growth, dengan gadget yang paling banyak berkontribusi dalam transaksi," ungkap Ryota. Senada dengan Ryota, Direktur Rakuten, Reino R. Barack juga menungkapkan bahwa gadget masih memberikan kontribusi terbesar dalam penjualan Rakuten.

"Gadget itu tinggi transaksinya, bisa mencapai 60 persen. Yang paling mudah dijual itu gadget dan buku," kata Reino.

Diluncurkan secara resmi di Indonesia pada Juni 2011, diungkapkan Reino, Rakuten ingin menjadi global market dan menambah aksesnya dengan target ekspansi ke 17 negara baru dalam dua tahun ini. (fmh)


Okezone

Aplikasi Batik Indonesia Saingi Angry Birds

Nokia mengajak konsumen membuat aplikasi untuk Lumia.

VIVAnews - Setelah menggelar kompetisi Nokia Asha Apps, Nokia siap menyelenggarakan kompetisi aplikasi Nokia Lumia Apps on Demand. Kompetisi ini berbeda dengan kompetisi sebelumnya yang hanya melibatkan para pengembang aplikasi. Nokia Lumia Apps On Demand ini melibatkan para pelanggan untuk mengirimkan jenis aplikasi yang diinginkan.

"Target kami yakni menemukan aplikasi apa saja yang diinginkan oleh konsumer. Ingin tahu feed back dari pelanggan, konten lokal apa saja yang menarik," ujar Lukman Susetio selaku Head of Marketing Nokia Indonesia, di sela-sela Media Update Nokia Developers Program, Kamis 26 April 2012 di Jakarta.

Dalam Nokia Lumia Apps On Demand, pelanggan tinggal mengirimkan ide aplikasi apa saja ke Nokia. Setelah terpilih, aplikasi tersebut kemudian akan dikerjakan oleh para pengembang aplikasi lokal. Ada 3 pelanggan dan 3 developer yang Nokia pilih untuk mewujudkan aplikasi tersebut.

Lukman mengatakan bahwa potensi aplikasi yang terdapat di Nokia Store saat ini semakin berkembang. Menurut catatannya, dalam satu hari aplikasi yang didaftarkan di Nokia Store secara global mampu mencapai 300 ribu. "Secara global 13 juta aplikasi telah di-download," lanjutnya.

Aplikasi lokal yang saat ini sudah ada di Nokia Store mencapai antara 70 sampai 80 ribu aplikasi. "Aplikasi yang relevan dengan lokal yang akan berhasil," katanya.

Developer Manager Nokia Indonesia, Narendra Wicaksono, menyebutkan bahwa salah satu konten lokal, Batik Indonesia telah di-download lebih dari 1 juta kali. Aplikasi ini masuk empat besar aplikasi secara global, bersanding dengan aplikasi populer dengan Angry Birds.

Nokia sudah menyiapkan ekosistem untuk mengembangkan para pengembang aplikasi dengan memberikan pengalaman berupa kompetisi dan kontes, juga datangkan trainer terbaik yang datang ke seluruh kota Indonesia.

"Kami ingin para pengembang tidak asal hobi, tapi bagaimana mereka juga berhasil, karena saya melihat kualitas pengembang kita tidak kalah dengan luar negeri," tambah Narendra. (eh)


VIVAnews

Komputer Belum Menjadi Prioritas di Indonesia

TEMPO.CO , Jakarta- Salah satu penyebab rendahnya penetrasi komputer personal di Indonesia adalah karena PC belum menjadi prioritas keluarga di Indonesia. Dianggap tidak mendesak, banyak keluarga yang memilih menunda membeli PC.

“Terdapat kesenjangan yang cukup besar antara yang berkeinginan untuk membeli PC dengan yang benar-benar membeli PC," kata Head Marketing and Consumer Sales Intel Southeast Asia, Sunita Venkataraman, di kantor Intel Indonesia, Jakarta, Rabu 25 April 2012.

Sebagai contoh, keluarga di Indonesia akan lebih mendahulukan membeli sepeda motor ketimbang membeli komputer. Meskipun sebenarnya dari sisi kemampuan mereka bisa membeli PC, sepeda motor dinilai punya fungsi yang lebih banyak, misalnya untuk mengantar anak pergi sekolah.

Sunita mengungkapkan di Indonesia harga kerap menjadi alasan orang tidak membeli PC. Bahkan, alasan tersebut juga menjadi dalih bagi orang yang sebenarnya dari sisi finansial mampu. “Jadi ini sebenarnya soal prioritas, membeli PC bisa ditunda,” katanya.

Kenyataan ini tentu saja berbeda dengan tingginya penjualan mobil, barang elektronik, serta penjualan ponsel cerdas seperti BlackBerry. Sedangkan penjualan PC, meskipun terus menunjukkan pertumbuhan, namun masih jauh dari besarnya keinginan orang untuk membeli PC.

Selain itu, masih banyak orang Indonesia yang ragu dengan keuntungan mempunyai sebuah PC. Mereka, di antaranya sudah merasa cukup dengan mengandalkan warung internet, misalnya. Ada juga yang masih terkendala karena ketidaktahuan bagaimana menggunakan komputer.

Dari 4.059.780 rumah tangga di Indonesia yang disurvei, sebanyak 34 persen sangat ingin memiliki PC dan 29 persen ingin memiliki PC, sedangkan 33 persen menyatakan tidak ingin, dan 4 persen tidak tahu.

Dibanding dengan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia adalah terendah dalam hal keinginan untuk mempunyai PC di rumah, meskipun basis jumlah rumah tangga yang disurvei berbeda tiap-tiap negara.

Thailand dan Filipina menjadi yang tertinggi persentase rumah tangga yang ingin mempunyai PC, yakni total masing-masing 94 persen dan 87 persen.

Menurut Sunita, keunikan pasar Indonesia ini menjadi tantangan bagi Intel dan perusahaan vendor komputer. Ke depannya, strategi pemasaran tidak lagi semata-mata hanya menjual produk. “Tapi juga harus mengkomunikasikan sebuah nilai,” katanya.[IQBAL MUHTAROM]


UGM meraih emas di Robogames Amerika

Yogyakarta (ANTARA News) - Tim robot Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak dalam ajang Robogames 2012 di San Mateo, California, Amerika Serikat.

"Sungguh membanggakan tim robot Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi robot dunia," kata Direktur Kemahasiswaan UGM Haryanto, di Yogyakarta, Kamis.

Tim robot UGM yang terdiri atas Luis Rizki Ramelan, Noer Aziz Ismail, dan Ridwan Widoyoko membawa tujuh robot untuk dipertandingkan dalam ajang Robogames 2012 yang diikuti 16 negara.

Haryanto mengatakan, UGM mendukung upaya pengembangan robot yang dilakukan mahasiswa.

Sejak 2005, UGMa telah menyinergikan sejumlah fakultas, yakni Fakultas Teknik, MIPA, dan Sekolah Vokasi menjadi sebuah tim untuk pengembangan robot UGM.

"Sebagai bentuk dukungan tersebut, UGM berencana memberikan ruang khusus bagi pengembangan robot. UGM tidak lama lagi akan meresmikan ruang untuk kegiatan robot di lantai tiga gedung bekas perpustakaan," katanya.(B015*H010)



ANTARA News

Komunitas Open-Source Indonesia Akan Terus Tumbuh

INILAH.COM, Jakarta - Redhat, perusahaan yang menyediakan sejumlah produk software open-source, percaya bahwa komunitas open-source di Indonesia akan terus berkembang.

Damien Wong, General Manager ASEAN dari Redhat, mengatakan bahwa di Indonesia masih menyimpan banyak kesempatan bagi para komunitas open-source untuk pengembangan piranti lunak.

"Untuk wilayah Asia Pasifik, marketshare Redhat sudah sebesar 14%, sementara untuk tingkat global marketshare Redhat sudah 62% untuk tahun 2010," ujar Wong di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Pihak Redhat mengaku bahwa mereka untuk layanannya, fokus pada Financial Services, Telcos Services dan Goverment Services.

Hambatan selama ini yang dihadapi Redhat masih berupa ketidaktahuan masyarakat atas layanan mereka. "Mayoritas dari mereka belum memahami sepenuhnya mengenai software open-source," kata Wong.

Namun ketika ditanya mengenai pembajakan software di Indonesia, Wong mengatakan bahwa semakin banyak software open-source, semakin kurang pula pembajakan. [mor]


Inilah.com

Rabu, 25 April 2012

Indonesia Masih di 4 Besar Penghasil Email Sampah

Jakarta - Menerima email sampah atau spam memang tidak menyenangkan. Jika Anda juga menjadi salah satu korban serangan spammer, ada kemungkinan email-email sampah tersebut berasal dari negara ini.

Adalah perusahaan keamanan internet Sophos yang baru saja mengeluarkan laporan rutin yang berisi daftar negara-negara pemasok spam terbesar di dunia.

Untuk kali ke-3, bulan April ini predikat raja spam masih dipegang oleh India. Ia bertanggung jawab atas kehadiran 9,3% spam di dunia, terhitung sejak bulan Januari hingga Maret 2012.

Menyusul di belakangnya adalah Amerika Serikat dengan angka 8,3% dan diikuti oleh Korea Selatan (5,7%). Lantas bagaimana dengan Indonesia? Ternyata negara kita masih saja berada di 'daftar hitam' tersebut dengan berada di nomor 4.

Laporan ini tidak jauh berbeda dengan hasil penelitian Kapersky Lab bulan lalu di mana Indonesia bercokol di urutan ketiga penghasil email sampah terbesar.

Untuk mengetahui 12 besar negara produsen spam, simak daftar lengkapnya yang dilansir dari Sophos, Rabu (25/4/2012):

1. India 9.3%
2. USA 8.3%
3. S Korea 5.7%
4. Indonesia 5.0%
4. Russia 5.0%
6. Italy 4.9%
7. Brazil 4.3%
8. Poland 3.9%
9. Pakistan 3.3%
10. Vietnam 3.2%
11. Taiwan 2.9%
12. Peru 2.5%

Dilaporkan, sebagian besar spam berasal dari komputer rumah yang sudah dijamah oleh hacker. Piranti itu lantas bisa dikontrol oleh hacker dan bisa dimanfaatkan untuk mengirim spam.

Namun berita baiknya adalah sejak kuartal pertama tahun 2012, jumlah keseluruhan email spam telah menurun. Bisa jadi ini karena kinerja bagus ISP di seluruh dunia, atau karena para kriminal cyber mengubah taktik mereka.

Mereka kini disinyalir telah berpaling ke situs-situs jejaring untuk menyebarkan kampanye spam. Selain Facebook dan Twitter, situs Pintereset yang tengah naik daun juga dipakai untuk menyebarkan email sampah yang mengganggu ini.( sha / ash )

Orang Indonesia Kreatif, tetapi Belum Diberi Panggung

KOMPAS/RADITYA HELABU
Pengantar Redaksi
Yoris Sebastian mempunyai pekerjaan yang ”tidak biasa” bagi kebanyakan orang. Dia menjual ide-ide kreatif untuk kliennya. Pekerjaannya sebagai praktisi kreatif tersebut membawa nama Indonesia menang pertama kali di International Young Creative Entrepreneur Award dari British Council di London tahun 2006.

Yoris juga tercatat sebagai General Manager Hard Rock Cafe termuda di Asia saat berusia 26 tahun lantaran berbagai inovasi bisnis, termasuk program ”I Like Monday”. Dia dianggap berhasil mengubah hari Senin menjadi hari paling ramai dalam sepekan.

Menjadi wirausaha pada tahun 2007 mendirikan OMG Creative Consulting. Dalam waktu setahun setelah perusahaannya berdiri, dirinya langsung mendapatkan penghargaan Asia Pacific Entrepreneur Award untuk kategori Most Promising Entrepreneur. OMG menggarap proyek dari beragam bidang, seperti mal, hotel, rumah sakit, asuransi, minuman, media, serta membidani banyak signature event.

***


Bagaimana cara supaya selalu kreatif dan bagaimana cara menciptakan mood agar bisa kreatif. Adakah saat-saat khusus atau momentum khusus yang memicu keluarnya ide-ide kreatif? (Fredy, Surabaya)

Buat saya, kreativitas adalah kebiasaan. Jadi, di setiap ada kesempatan saya memang biasakan untuk berpikir kreatif. Baik itu menghasilkan uang maupun sekadar iseng belaka untuk latihan. Salah satu contohnya adalah program workshop ”41 Weeks with Creative Junkies” yang idenya lahir lantaran istri saya hamil selama 41 minggu sehingga untuk melahirkan orang kreatif baru pun saya buat modul baru 41 minggu.

Saya tidak perlu momentum khusus untuk memicu ide. Namun, saya akui ide segar paling banyak keluar saat traveling, dengerin musik, nonton bioskop, dan tentunya saat meeting bersama tim saya.
Sebagai pelajar, saya merasa kreativitas saya terkekang oleh pendidikan sekolah. Saya tak bisa mengeksplorasi suatu hal secara lebih. Saya merasakan pendidikan kita terlalu terpaku pada teori sebagai pakem segala hal. Sering saya berpikir, ”Apakah kami benar-benar membutuhkan ini semua?” Mungkin ini juga dialami oleh banyak pelajar di luar sana. Apa pendapat Mas Yoris? (Devananta Rizqi Rafiq, Yogyakarta)

Perasaanmu sama seperti perasaan saya waktu sekolah dulu. Karena itu, pulang sekolah saya giat ikut organisasi yang sesuai dengan minat saya supaya saya lebih kreatif dan juga belajar disiplin. Sadar tidak sadar, apa yang kita pelajari di bangku sekolah nantinya berguna lho di kemudian hari. Malah untuk saya, SMA adalah blueprint dari kehidupan saya sekarang.

Apakah ide yang dijual hanya sekadar ide saja, atau sekalian eksekusinya? Apakah Bapak bersedia memberikan kiat suksesnya? (Antonius Padiman, xxxx@gmail.com)

Tergantung tipe proyek yang kami tangani. Kalau di perusahaan tersebut sudah memiliki tim internal yang mumpuni, kami cukup bekerja sama dengan mereka untuk membuat sesuatu yang berbeda dari industri mereka. Tujuannya untuk mendapatkan hasil bisnis yang lebih baik.

Bisa juga kami berkolaborasi dengan beberapa pihak lain, misalnya saat mengerjakan sebuah mal di Medan. Kami bekerja sama dengan Urbane Architect serta konsultan yang ahli di bidang leasing. Dari situ kami membuat sebuah konsep yang customized Medan, tidak copy paste mall yang ada di Jakarta. Jadi berdampak positif untuk area sekitarnya dan bisa dibanggakan kota Medan.
Menurut Mas Yoris, mind set kreatif itu yang seperti apa sih? (Ronald Ascensio, xxxx@gmail.com, Branding Designer)

Mindset kreatif buat saya adalah sikap dan pemikiran yang selalu berbeda. Orang pake jam tangan di kiri, saya pake di kanan. Konsultan pake jas dan dasi, saya pake kaus.

Namun, buat saya, pemikiran kreatif tetap harus ada alasan baik di belakangnya. Misalnya, sebagai konsultan, saya pakai kaus karena ingin menjelaskan bahwa yang saya jual adalah pemikiran, bukan baju saya.

Apa kendala-kendala yang sering Mas Yoris hadapi ketika sedang menangani suatu event? Pernahkah ada salah satu klien Mas Yoris yang berusaha menipu? (Prawatya Endrawila Pawestri, Jatibening II, Bekasi)

Wah kalau namanya kendala saat menangani event pasti ada saja. Semua rencana di atas kertas tidak akan bisa dijalankan persis 100 persen. Misalnya, karena ada kendala di lapangan, cuaca, pengisi acara, dan masih banyak lagi.

Untuk mengantisipasi, saya selaku konseptor atau konsultan acara tersebut akan memilih rekanan yang punya rekam jejak bagus untuk tipe acara yang akan kami tangani. Setiap kendala nantinya menjadi pelajaran berharga untuk event berikutnya.

Soal urusan klien berusaha menipu, mungkin dulu sering ya waktu saya belum berpengalaman. Namun, tidak apa-apa, buat saya itu pengalaman berharga.

Setujukah Anda, being creative > following trend? Apa tanggapan Anda sebagai subyek yang menjual ide kreatif terhadap maraknya industri kreatif di layar kaca. Mereka yang menggunakan jingle untuk komersial secara serupa atau bahkan sama persis dengan buatan luar negeri? (Reita, xxxx@gmail.com, Jakarta

Pada awal-awal saya menjadi kreatif selalu mengikuti tren. Namun, kini karena saya adalah creative junkies, terkadang saya malah membuat tren. Tapi, betul, kita harus belajar mengikuti dulu sebelum kita bisa membuat.

Industri kreatif memang sedang tren dan penggunaan kata-kata kreatif kini kerap digunakan secara komersial. Namun, buat saya, masyarakat juga semakin pintar dan nanti akan melihat brand mana yang benar-benar care dengan industri kreatif dan mana yang hanya menggunakannya sebatas jargon.

Hai, Mas Yoris, pernah enggak sih, saat mutusin mau menjadi wirausaha, niat Mas Yoris dipandang sebelah mata oleh orang-orang terdekat, seperti orangtua? Bagaimana caranya untuk tetap punya semangat dan bangkit walau enggak ada dukungan dari orangtua? Apakah saya harus tetap lanjut atau enggak? Soalnya kalau udah menyangkut orangtua, takut serba salah. (Maditi, xxxx@yahoo.co.id)

Betul sekali, kalau sudah menyangkut orangtua kita serba salah. Enggak ikutin nasihat orangtua nanti enggak enak. Tapi, mau ikutin kata orangtua terkadang tidak sesuai dengan kata hati kita. Yang harus kita camkan adalah nasihat orangtua hampir semua baik adanya.

Hampir semua diberikan karena mereka sayang sama anak. Namun, belum tentu cocok dengan kita. Nah, saya selalu mencari cara supaya bisa menunjukkan bahwa jalan yang saya ambil benar.

Apakah Mas Yoris, saat ini, sudah merasa sebagai orang yang ”selesai dengan dirinya” (mengutip istilah Prof Anies Baswedan), di mana yang Mas Yoris lakukan adalah demi masyarakat banyak, bukan demi diri sendiri. (Dian Marta Manggala Yudha, Sungai Gerong, Banyuasin Sumatera Selatan)

Saya (tidak sengaja) akhirnya merasa demikian, saat menerbitkan buku Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies. Hal tersebut terjadi karena melihat banyaknya pembaca buku saya yang meraih sukses karena kreatif, dan ternyata rasanya lebih berharga dibandingkan berbagai penghargaan yang saya terima sebelumnya.

Sejak itulah saya mulai (dengan sengaja) melakukan banyak proyek atau konsep demi masyarakat banyak, bukan lagi buat diri sendiri.

Saya termasuk orang yang punya banyak mimpi dan banyak yang sudah jadi kenyataan. Saat ini impian terbesar saya adalah membawa orang kreatif Indonesia tampil dan berjaya di lingkup internasional. Menurut saya, orang Indonesia kreatif-kreatif, tetapi saat ini belum diberi panggung dengan level dunia. (Ush)


KOMPAS.com

Tifatul: Pengguna Internet di Indonesia Belum Serius

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan, pengguna internet di Indonesia masih belum serius memanfaatkan kekuatan teknologi itu untuk kegiatan produktif.

Sebagai pembicara kunci dalam seminar "Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Indonesia 2012" di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu, Tifatul mengatakan, internet sebagian besar digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk Game Online, chatting, dan juga jaringan sosial dunia maya.

"Sejak tahun 2000 sampai sekarang ini perkembangan internet di Indonesia mencapai lebih dari 400 persen. Namun, sayangnya penggunanya lebih banyak yang belum serius," ujarnya.

Padahal, kata Tifatul, pengguna internet yang belum serius tersebut telah menyita spektrum jaringan internet yang begitu besar dengan jumlah kanal yang terbatas.

"Tuntutannya juga banyak, terutama masalah layanan data yang lambat. Padahal hanya digunakan untuk main-main, padahal sebenarnya bisa digunakan untuk riset dan kegiatan ekonomi," tuturnya.
Para pengguna internet itu, menurut dia, menuntut agar disediakan layanan data yang cepat melalui spektrum yang lebih lebar, keamanan, dan juga kenyamanan selama berselancar di dunia maya.
Padahal, lanjut Tifatul, pembangunan infrastruktur internet tidak bisa dilakukan secara cepat untuk mengejar pertumbuhan pengguna internet di Indonesia.

"Pengguna internet tumbuh cepat sekali dari tadinya cuma 2 juta orang, tahu-tahu menjadi 28 juta dan tumbuh lagi menjadi 45 juta orang, sementara jaringan tidak bisa dibangun secepat itu," tuturnya.
Sementara itu, menurut Tifatul, pemerintah tidak hanya bisa memusatkan pembangunan jaringan internet di kota-kota besar karena harus mempertimbangkan pemerataan sampai ke daerah yang terpencil.

Melalui program Indonesia pintar, ia menyebutkan saat ini 5.748 kecamatan di Indonesia telah tersambung dengan internet.

Tifatul mengatakan, pemerintah memfokuskan pembangunan jaringan internet di daerah terpencil melalui program perintis yang dibiayai dengan anggaran negara.

Sedangkan untuk pembangunan jaringan internet di kota-kota besar lebih diserahkan kepada penyedia jasa yang beroperasi dengan basis keuntungan.


REPUBLIKA.CO.ID

Selasa, 24 April 2012

10 Tips untuk Keamanan Mac

JAKARTA – Saat ini ada lebih dari 100 juta pengguna Max OS X di seluruh dunia, jumlahnya tentu terus berkembang begitu pula dengan malware yang terus bertambah. Sampai sekarang, malware Mac OS X, termasuk Trojan seperti Mac OS X versi DNSChanger dan serangan terhadap Mac OS X meledak di 2011.

Bahkan pada September 2011, versi pertama Mac OS X Trojan Flashback muncul dan meluas hingga Maret 2012. Karena itu Kasperky Lab, sebagai salah satu perusahaan antivirus memberikan perlindungan terhadap ancaman IT.

Costin Raiu dari Kaspersky Lab Expert memberikan 10 tips untuk meningkatkan keamanan Mac. Berikut lima dari sepuluh tips seperti dilansir dari keterangan reminya, Selasa (24/4/2012):

1. Buatlah akun non-admin untuk kegiatan sehari-hari: Akun deafult di Mac OS X Anda adalah pengguna administrator dan penulis malware bisa mengambil keuntungan dari sana untuk menginfeksi komputer.

Maka untuk kegiatan sehari-hari, direkomendasikan untuk membuat akun non-admin dan log in menggunakan akun administrator jika ada keperluan saja. Untuk membuat akun tersebut, masuk ke dalam pilihan ‘Accounts’ pada ‘Sistem Preference’ kemudian buatlah akun non-administrator untuk kegiatan seperti email dan browsing.

Hal ini sangat membantu untuk membatasi kerusakan dari ancaman zero-day dan serangan malware drive-by.

2. Gunakan browser dengan sandbox dan mempunyai solid track record dalam memperbaiki isu keamanan dalam promp manner: Google Chrome menjadi browser yang direkomendasikan untuk berbagai alasan, salah satunya karena lebih sering diperbarui dibandingkan Safari milik Apple.

Sebagai tambahan untuk sandbox, Chrome dilengkapi dengan versi sandbox dari Flash Player yang memberikan penghalang signifikan untuk website berbahaya. Browser ini juga memiliki mekanisme pembaruan yang stabil dan menghilangkan pembatas pada kerapuhan keamanan. Pastkan browser baru sebagai browser utama.

3. Hapus Flash Player yang beridiri sendiri: Flash Player milik Adobe kerap kalo menjadi target peretas untuk mengambil alih komputer Anda. Versi lama Flash Player sangat beresiko saat melakukan browsing di internet.

Untuk menghapus Flash, Anda bisa menggunakan dua pilihan yang disediakan Adobe, untuk versi 10.4 – 10.5 dan 10.6 serta lainnya.

4. Perbaiki masalah pada Java: Seperti halnya Flash Player, Java juga merupakan traget para peretas untuk menanamkan malware dalam perangkat. Untuk itu Kaspersky merekomendasikan untuk menghapusnya dari komputer Anda.

Sayangnya, Apple tidak memperkenankan Oracle memperbaiki Java untuk Mac secara langsung. Mereka melakukannya sendiri, biasanya dalam beberapa bulan kemudian. Hal ini membuar windows of exposure pada Mac membutuhkan waktu lama daripada pengguna PC.

Jika Anda membutuhkan Java untuk aplikasi tertentu, sangat penting untuk menonaktifkan Java pada Safari dan browser lainnya. Untuk Safari, masuklah ke Preference lalu ke Security kemudian Web Content dan jangan centang ‘Enable Java’.

5. Jalankan ‘Software Update’ dan tambahkan langsung pada perangkat jika updaye sudah tersedia: Belakangan ini banyak penyerangan terhadap Mac OS X mengambil keuntungan dari software tua atau tidak diperbarui. Biasanya Microsoft Office, Adobe Reader/Acrobat dan Java Oracle, namun banyak aplikasi lain yang bisa disalahgunakan.

Kapanpun Anda melihat Apple ‘Software Update’, pastikan melakukan perbaikan dan reboot perangkat jika diperlukan. (fmh)

JAKARTA – Saat ini ada lebih dari 100 juta pengguna Max OS X di seluruh dunia, jumlahnya tentu terus berkembang begitu pula dengan malware yang terus bertambah. Sampai sekarang, malware Mac OS X, termasuk Trojan seperti Mac OS X versi DNSChanger dan serangan terhadap Mac OS X meledak di 2011.

Costin Raiu dari Kaspersky Lab Expert memberikan 10 tips untuk meningkatkan keamanan Mac. Berikut lima dari sepuluh tips seperti dilansir dari keterangan reminya, Selasa (24/4/2012):

6. Gunakan pengelolaan kata sandi untuk mengatas penyerangan phising: Kabar baiknya adalah, tidak seperti Windwos, Mac memilliki pengelolaan kata sansi yang sudah terpasang dalam sistem ‘Keychain’.

Sebaiknya buat frase unik dan kuat untuk sumber dan simpan dalam keychain daripada harus mengingat kata sandi yang lebih mudah. Ketika pelaku kriminal dunia maya menyerang, mereka akan menggunakan kata sandi yang sama pada semua akun Anda, seperti Gmail dan Facebook.

Karena itu, dengan memiliki kata sandi yang disarankan tadi bisa menciptakan keamanan online yang lebih kuat.

7. Jangan aktifkan Ipv6, AirPort dan Bluetoot jika tidak diiperlukan: Matikan koneksi jika tidak digunakan karena ketiga hal tadi bisa menjadi celah bagi peretas untuk melakukan serangan.

8. Nyalakan full disk encryption (Mac OS X 10.7+): Pada Mac OS X Lion, Apple memperbarui solusi encyption (FileVault) dan menambahkan full disk encyption yang dikenal dengan sbeutan ‘FileVault 2’. Hal ini memberikan keuntungan pada keamanan untuk keseluruhan disk dibandingkan dengan home folder dan bisa sangat berguna jika laptop dicuri.

9. Perbarui Adobe Reader menjadi versi 10 atau yang terbaru: Adobe Reader menjadi target incaran para pelaku kriminal dunia maya pada platform Windwos dan masik mensusuki peringkat tertinggi diantara perangkat di sekuruh dunia.

Maka pastikan Anda mendapatkan versi terbarunya dengan mengunduh pada halamanan Adobe, tapi sayangnya banyak versi lama masih tersedia untuk diunduh dan sangat membingungkan.

10. Pasang solusi keamanan yang bagus: Mac tidak terinfeksi virus telah menjadi tema yang biasa didengar sejak iklan pada 2006 dengan menggambarkan PC ‘sakit’ dan Mac ‘sehat’. Enam tahun berlalu dan situasi berubah dramatis.

Tahun 2011, pelaku kriminal dunia maya mulai menekan DNSChangers dan memalsukan antivirus pada pengguna Mac dengan cara agresif. Seperti Trojan Flashback yang mucul 2011 lalu membuat gebrakan besar pada Maret 2012 yang menginfeksi setengah juta komputer di seluruh dunia.

Saat ini solusi keamanan sangat penting untuk pengguna Mac. Anda bisa mengunduh dan mencoba Kaspersky Anti-Virus for Mac. Untuk pengguna Mac OS X, pilihan seperti Little Snitch dapat digunakan untuk menentukan kapan program muncul untuk digunakan pada saat koneksi internet dan memberikan pilihan mengijinkan atau menolak koneksi. (fmh)


Okezone

Northrop Grumman akan Bekerjasama dengan Perusahaan Mitra di Indonesia untuk Membuat Sistem Radar di Darat

Northrop Grumman AN/TPS-78
BALTIMORE, 23 April 2012 (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) -- Northrop Grumman Corporation (NYSE:NOC) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) pada Seminar Radar Nasional Ke-6 di Bali, Indonesia dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia dan Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk memfasilitasi kerjasama mengenai peluang radar di darat yang tertunda di Indonesia.

Northrop Grumman AN/TPS-78 adalah generasi terbaru radar mutakhir yang diciptakan dengan kemajuan teknologi transistor berdaya tinggi serta dirancang untuk beroperasi di lingkungan yang sulit dan penuh hambatan. AN/TPS-78 jarak jauh S-Band, yang telah terbukti di lapangan, adalah pilihan Angkatan Laut Amerika dan pelanggan di seluruh dunia.

"Dengan perjanjian ini, Northrop Grumman akan membawa kepemimpinan terkemuka dalam radar di darat bersama dengan keahlian terpadu mitra bisnis kami di Indonesia dalam penelitian dan produksi elektronik serta pengetahuan akan kebutuhan unik pemerintah Indonesia," ungkap Robert Royer, Wakil Presiden Sistem Internasional Divisi Sistem Perlindungan Lahan dan Diri Northrop Grumman. "Tim kami ingin berpartisipasi dalam kompetisi radar di darat yang akan digelar di Indonesia dan dirancang untuk membantu Indonesia meningkatkan pengawasan udara dan mengamankan wilayah perbatasan."

Northrop Grumman adalah perusahaan keamanan global terkemuka yang memberikan sistem, produk dan solusi inovatif dalam kedirgantaraan, elektronika, sistem informasi dan layanan teknik bagi pemerintah dan pelanggan komersial di seluruh dunia. Silakan kunjungi http://www.northropgrumman.com untuk informasi lebih lanjut.

Senin, 23 April 2012

Pabrik Amonium Nitrate di Kaltim Sudah Mulai Berproduksi

Jakarta, DMC - PT. Kaltim Nitrate Indonesia sebagai salah satu perusahaan industri strategis serta merupakan perusahaan baru dan terbesar di Indonesia yang memproduksi ammonium nitrate telah selesai pembangunannya di Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik baru yang dibangun untuk melayani kebutuhan ammonium nitrate dari industri dalam negeri ini sudah memulai proses produksinya pada 19 April 2012 yang lalu.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia Ir. Antung Pandoyo, saat melaporkan perkembangan PT. Kaltim Nitrate Indonesia kepada Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Senin (23/4) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia sekaligus juga mengundang Menhan untuk meresmikan PT. Kaltim Nitrate Indonesia pada bulan Juni 2012 mendatang.

Lebih lanjut Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia menjelaskan, status dari proyek pembangunan PT. Kaltim Nitrate Indonesia sudah 100 % selesai. Proses dari pelaksanaan proyek pembangunan pabrik ini mencapai prestasi yang luar biasa dengan tingkat kecelakaan kerja yang sangat kecil.

Untuk selanjutnya, PT. Kaltim Nitrate Indonesia saat ini sedang berusaha memantapkan kualitas dan volume dari produksi. Dalam enam bulan, PT. Kaltim Nitrate Indonesia yakin dengan dukungan teknologi, mesin serta tenaga kerja terampil dari dalam negeri sebanyak 200 orang akan mampu memproduksi produk ammonium nitrate yang berstandar dunia.

Turut mendampangi Menhan dalam kesempatan tersebut antara lain, Staf Ahli Menhan Bidang Teknologi dan Industri Dr. Drs. Timbul Siahaan, M.M., Direktur Teknik dan Industri Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Brigjen TNI Ir. Agus Suyarso dan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan Brigjen TNI Hartind Asrin.(BDI/SR)

- DMC -

UGM Pasang Deteksi Longsor di Sejumlah Daerah

Alat deteksi longsor ini merupakan karya dua dosen UGM.

VIVAnews - Universitas Gajah Mada Yogyakarta memasang 30 alat deteksi pada daerah rawan bencana tanah longsor di Indonesia. Daerah rawan bencana itu antara lain Kebumen, Karanganyar, Banjarnegara, Situbondo, Kulonprogo dan daerah pertambangan di Kalimantan.

Alat deteksi longsor yang dipasang merupakan hasil karya dua dosen fakultas Teknik UGM, Dwikorita Karnawati dan Faisal Fathani.

Guru Besar Jurusan Geologi, Fakultas Teknik UGM, Dwikorita mengatakan cara kerja alat tersebut mendeteksi jarak keretakan tanah untuk menentukan potensi terjadinya longsor. Apabila dalam kondisi bahaya, maka alat itu akan mengirim sinyal sehingga sirine akan berbunyi sebagai bentuk peringatan dini.
Ketika sirine berbunyi, masyarakat biasanya harus waspada dan melakukan evakuasi. Suara sirine terdengar hingga radius 500 meter.

“Karenanya untuk pengoperasian alat dan perawatannya kami selalu libatkan masyarakat,” kata Dwikorita, Senin 23 April 2012.

Menurutnya, penyempurnaan alat deteksi longsor tersebut masih terus dilakukan. Bahkan penyempurnaan alat ini sudah memasuki generasi ketiga dan sudah mendapatkan hak paten dan penghargaan internasional.

“Alat deteksi longsor generasi pertama telah ditiru dan dipasarkan oleh pabrikan Cina. Hal itu terjadi ketika beberapa peneliti asal Cina kami ajak meninjau lokasi keberadaan alat tersebut di Kebumen,” tutur Dwi.

Lebih lanjut, Dwikorita menyatakan pembuatan alat sudah menggunakan 95 persen komponen lokal. Harga tiga jenis alat deteksi longsor ini bervariasi, menyesuaikan dengan tingkat kecanggihan alat tersebut.

“Harganya berkisar Rp 5 hingga Rp 20-an juta,” katanya.

Sedangkan Faisal Fathani, Dosen Fakultas Teknik UGM, menyatakan beberapa alat pendeteksi longsor yang telah dipasang oleh UGM sejak tahun 2008 di Karanganyar Jawa Tengah. Hingga saat ini alat juga masih berfungsi sangat baik, sehingga ketika ada ancaman tanah longsor maka masyarakat dapat mengetahuinya secara dini.

“Alat pendeteksi dini tanah longsor ini dapat meminimalisir korban jiwa akibat bencana tanah longsor baik yang ada di Jawa atau di luar Jawa yang telah dipasang alat pendeteksi longsor dari UGM,” ujarnya.


VIVAnews

Minggu, 22 April 2012

Aplikasi Terbaik Indonesia Akan Diadu di Level Global

Aditya Panji/KOMPAS.com - Ali Llewellyn, Open Governent Analyst NASA

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga luar angkasa Amerika Serikat, NASA, telah membuka kompetisi pembuatan aplikasi luar angkasa di Jakarta akhir pekan ini. Dua aplikasi terbaik dari Indonesia akan diadu di level global.

Kompetisi bertajuk International Space Apps Challenge yang diadakan NASA tahun ini diselenggarakan di 24 kota di beberapa negara. Ini merupakan penyelenggaraan yang kedua.

Menurut Open Governent Analyst NASA Ali Llewellyn, akan dipilih 2 aplikasi terbaik dari masing-masing kota penyelenggaraan, Jakarta salah satunya. "Kami berharap pemenang globalnya bisa diumumkan secara online pada awal Mei mendatang," ujar Ali.

Ada sekitar 30 developer yang mengikuti International Space Apps Challenge di Jakarta. Aplikasi yang akan dibangun oleh mereka beragam, mulai dari aplikasi untuk perangkat mobile bersistem operasi Android, sampai yang berbasis web.

Saat ini mereka sedang sibuk coding untuk membangun aplikasi di kantor DailySocial, Jakarta Barat, bahkan seluruh peserta akan bermalam di lokasi.

Dua aplikasi terbaik tersebut akan dipilih oleh juri lokal. Di Indonesia sendiri, juri International Space Apps Challenge adalah Narenda Wicaksono (Developer Enthusiast), Heriyadi Janwar (Microsoft Indonesia), Didi Satriadi (LAPAN), Ali Llewellyn (NASA), dan Rama Mamuaya (DailySocial).

Berdasarkan tujuan penyelenggaraan kompetisi ini, aplikasi yang tercipta diharapkan dapat membantu NASA dan ilmuwan di dunia memecahkan masalah global. "Di Indonesia sendiri, yang potensial adalah aplikasi yang memberi solusi masalah perubahan iklim ataupun lingkungan. Semua yang berkaitan untuk menjadikan kota Anda tetap bersih,' ujar Ali.
Ia melanjutkan, penilaian untuk sebuah aplikasi dilihat dari sisi teknologi, konten, dan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah global. Presentasi peserta menyakini para juri turut mendukung penilaian.

Aplikasi apa yang akan mewakili Indonesia di level global? Pemenangnya akan diumumkan besok, Minggu (22/4/2012).


KOMPAS.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More