Senin, 03 September 2012

Dua Bayi Harimau Sumatera Langka Ditemukan

 Dua bayi Harimau Sumatera itu dalam kondisi kurus dan dehidrasi berat.

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2012/09/03/169554_dua-bayi-harimau-sumatera-ditemukan-di-jambi_209_157.jpg
Dua bayi Harimau Sumatera ditemukan di Jambi
Dua bayi Harimau Sumatera, ditemukan empat orang warga Pancoran, Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi. Diperkirakan umur bayi harimau ini dua bulan, dan diketahui berjenis kelamin betina.  

"Kedua anak harimau ini ditemukan ketika empat petani ingin menuju kebunnya di perbatasan Jambi-Bayung Lincir (Sumatra Selatan) pada Minggu 2 September 2012," ujar Kepala Seksi Wilayah III, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Nurasman, Senin 3 September 2012.

Dijelaskannya, keempat warga yang menemukan dua bayi harimau itu adalah Doni, Ulin, Simin dan Udin. "Setelah mereka menemukan kedua anak harimau ini sempat dikandangkan semalam di rumah salah satu warga," kata dia,

Dikarenakan warga mengetahui Harimau Sumatera dilindungi, maka tokoh masyarakat setempat mengambil inisiatif melaporkan penemuan bayi harimau ini ke aparat kepolisian Polsek Sungai Gelam. Tidak menunggu lama, setelah mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Sungai Gelam langsung berkoordinasi dengan BKSDA Jambi.

"Mendapat laporan, kami (BKSDA) langsung melakukan evakuasi kedua anak harimau ini. Posisinya sementara dititipkan di kebun binatang Taman Rimba, Jambi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ujar Nurasman lagi.

Dikatakannya, kedua anak harimau itu sementara akan dirawat hingga kondisinya membaik hingga bisa dilepas ke alam bebas. Lokasi penemuan bayi harimau itu, kata dia sudah lama terkenal banyak jejak harimau, karena lokasinya dekat dengan kawasan HPH maupun Taman Nasional Berbak (TNB).

Tidak hanya itu, di kawasan Sungai Gelam juga beberapa kali pernah terjadi konflik harimau dengan manusia. Puncaknya, antara 2009-2010 terjadi konflik hingga mengakibatkan beberapa warga meninggal dunia.

Sementara itu, dokter hewan di kebun binatang Taman Rimba, Jambi, Melina mengatakan, kedua bayi Harimau Sumatera itu dalam kondisi kurus dan dehidrasi berat. "Diperkirakan sudah ada satu minggu dua bayi harimau ini dalam kondisi kurang makan minum. Hal ini terlihat dari tubuhnya yang sangat kurus," ujarnya.
 
Selain itu, kata dia, salah satu harimau juga mengalami hipotermia atau di bawah suhu normal. Dari pengecekan, pernafasan kedua harimau juga dalam kondisi berat akibat kekurangan cairan. "Untuk mengembalikan kondisi tubuhnya butuh waktu. Untuk itu, kami sudah memberikan cairan infus, selimut dan susu hangat. Mudah-mudahan kedua bayi harimau ini cepat membaik," tambahnya.

Berdasarkan data BKSDA Jambi, populasi harimau Sumatera di Jambi diperkirakan antara 300-400 ekor. Kondisi harimau Sumatera di Jambi terancam punah akibat perdagangan ilegal, pembalakan liar hingga konsesi kawasan hutan secara berlebihan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More